Rangkuman Materi
1. Alasan kita wajib menjaga keutuhan NKRI adalah menjaga kebanggaan
kita sebagai bangsa Indonesia, menjaga persatuan dan kesatuan,
memanfaatkan kekayaan budaya untuk seluruh rakyat Indonesia, menjaga
untuk warisan anak cucu, dan untuk menghargai jasa para pahlawan.
2. Beratus-ratus bangsa Indonesia dijajah oleh Bangsa Barat. Berbagai
perlawanan di daerah untuk menentang penjajah asing selalu gagal,
Kegagalan tersebut disebabkan belum adanya persatuan dan kesatuan bangsa
serta perjuangan masih bersifat kedaerahan sehingga mudah dipatahkan.
3. Untuk mengusir penjajah dibutuhkan rasa nasionalisme dari seluruh warga Negara agar kebutuhan NKRI tetap terjaga.
4. Rasa nasionalisme adalah ajaran untuk mencintai bangsa dan Negara.
5. Sejak peristiwa Sumpah Pemuda tanggal 28 Oktober 1928 pola perjuangan bangsa Indonesia mulai berubah.
6. Peran Sumpah Pemuda dalam perjuangan bangsa Indonesia adalah sejak
peristiwa Sumpah Pemuda perjuangan bangsa Indonesia mulai mengedepankan
persatuan dan kesatuan. Para pemuda Indonesia berikrar hanya mengakui
satu tanah air Indonesia, satu bahasa Indonesia dan satu bangsa
Indonesia.
• Salah satu tokoh daerah yang mengusulkan bahasa Melayu ditetapkan sebagai bahasa persatuan adalah Muhammad Yamin.
• Pada tanggal 31 Desember 1930 semua organisasi pemuda yang bersifat
kedaerahan dilebur menjadi satu nama yaitu “Indonesia Muda”.
• Perjuangan bangsa Indonesia mencapai puncaknya tanggal 17 Agustus 1945.
• Sebagai bangsa yang besar. Kita wajib menghargai jasa para pahlawan.
• Pahlawan ialah orang yang berani dan rela berkorban untuk membela kebenaran dan keadilan demi bangsa dan Negara.
7. Contoh sikap positif sebagai wujud menghargai jasa para pahlawan yaitu :
a. Melanjutkan perjuangannya.
b. Mempertahankan kemerdekaannya.
c. Melestarikan hasil pembangunan, dan lain-lain.
8. Beberapa sikap pahlawan yang patut diteladani antara lain : berjuang
sepenuh hati, tak kenal lelah, tanpa pamrih, gigih, bersemangat, dan
tidak mudah putus asa.
9. Rasa persatuan dan kesatuan harus dipupuk dan diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara
Jumat, 26 Oktober 2012
PKN
kesatuan wilayah Indonesia dibedakan menjadi 4 macam, yaitu :
a. Wilayah Indonesia sebagai satu kesatuan politik, artinya :
1. Seluruh wilayah Indonesia dan isinya sebagai tempat hidup dan milik seluruh bangsa Indonesia.
2. Seluruh wilayah merupakan satu kesatuan hukum.
3. Pancasila sebagai falsafah bangsa dan negara.
4. Bangsa Indonesia merasa senasib sepenanggungan, sebangsa, dan setanah air bertekad mewujudkan cita-cita bangsa.
b. Wilayah Indonesia sebagai Kesatuan Ekonomi, artinya :
1. Kekayaaan alam Indonesia adalah modal dan milik bersama bangsa Indonesia.
2. Tingkat perkembangan ekonomi harus serasi dan seimbang di seluruh daerah.
c. Wilayah Indonesia sebagai Kesatuan Sosial Budaya, artinya :
1. Keragaman etnis masyarakat Indonesia adalah satu.
2. Tingkat kemajuan masyarakat harus merata dan seimbang.
3. Indonesia hakekatnya hanya memiliki satu budaya.
d. Wilayah Indonesia sebagi Kesatuan Pertahanan dan Keamanan, artinya :
1. Ancaman suatu daerah merupakan ancaman terhadap seluruh bangsa dan negara.
2. Setiap warga negara berhak dan wajib membela bangsa dan negara.
3. Keamanan dan kedaulatan negara wajib dibela dan dipertahankan.
4. Sebagian besar wilayah Indonesia terdiri dari lautan. Luas lautan 70% dan luas daratan 30% dari keseluruhan luas Indonesia. Batas-batas wilayah negara Indonesia :
a. Sebelah timur : Papua Nugini dan Samudera Pasifik.
b. Sebelah selatan : Samudera Hindia dan Negara Australia.
c. Sebelah barat : Samudera Hindia.
d. Sebelah utara : Malaysia, Filipina, Singapura.
a. Wilayah Indonesia sebagai satu kesatuan politik, artinya :
1. Seluruh wilayah Indonesia dan isinya sebagai tempat hidup dan milik seluruh bangsa Indonesia.
2. Seluruh wilayah merupakan satu kesatuan hukum.
3. Pancasila sebagai falsafah bangsa dan negara.
4. Bangsa Indonesia merasa senasib sepenanggungan, sebangsa, dan setanah air bertekad mewujudkan cita-cita bangsa.
b. Wilayah Indonesia sebagai Kesatuan Ekonomi, artinya :
1. Kekayaaan alam Indonesia adalah modal dan milik bersama bangsa Indonesia.
2. Tingkat perkembangan ekonomi harus serasi dan seimbang di seluruh daerah.
c. Wilayah Indonesia sebagai Kesatuan Sosial Budaya, artinya :
1. Keragaman etnis masyarakat Indonesia adalah satu.
2. Tingkat kemajuan masyarakat harus merata dan seimbang.
3. Indonesia hakekatnya hanya memiliki satu budaya.
d. Wilayah Indonesia sebagi Kesatuan Pertahanan dan Keamanan, artinya :
1. Ancaman suatu daerah merupakan ancaman terhadap seluruh bangsa dan negara.
2. Setiap warga negara berhak dan wajib membela bangsa dan negara.
3. Keamanan dan kedaulatan negara wajib dibela dan dipertahankan.
4. Sebagian besar wilayah Indonesia terdiri dari lautan. Luas lautan 70% dan luas daratan 30% dari keseluruhan luas Indonesia. Batas-batas wilayah negara Indonesia :
a. Sebelah timur : Papua Nugini dan Samudera Pasifik.
b. Sebelah selatan : Samudera Hindia dan Negara Australia.
c. Sebelah barat : Samudera Hindia.
d. Sebelah utara : Malaysia, Filipina, Singapura.
Rangkuman Materi
Berdasarkan UUD 1945 pasal 1 ayat (1). “Negara Indonesia adalah Negara Kesatuan yang berbentuk Republik.”
- Negara kesatuan adalah Negara yang di dalamnya hanya ada satu kekuasaan pemeritahan yaitu pemerintahan di tangan pemerintahan pusat.
- Sejak bangsa Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya pada tanggal 17 Agustus 1945, bangsa Indonesia bertekad hidup merdeka dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
- NKRI adalah Negara kepulauan yang wilayahnya membentang dari Sabang sampai Merauke, terdiri dari beragam suku, adat budaya, dan agama tetapi merupakan satu kesatuan poleksosbudhankam.
- Negara Indonesia terletak pada posisi silang diantara Benua Asia dan Australia serta dua Samudera yaitu Samudera Hindia dan Samudera Pasifik, Sedangkan secara astronomis, Indonesia terletak antara 6° LU – 11° LS dan 95° BT – 141° BT.
Untuk menyatukan berbagai ragam perbedaan, bangsa Indonesia berpedoman pada semboyan “Bhinneka Tunggal Ika” yang diambil dari kitab Sotasoma karangan Mpu Tantular.
- Bhineka Tunggal Ika artinya walaupun berbeda-beda tetapi tetap satu juga.
- Dalam memperjuangkan kesatuan wilayah Indonesia dibutuhkan rasa persatuan dan kesatuan yang kokoh dari setiap warga negara.
- Beberapa alat pemersatu bangsa diantaranya : Pancasila, Bahasa Indonesia, Lagu kebangsaan Indonesia Raya, Bendera Merah Putih dan Burung Garuda.
- Bagi bangsa Indonesia, Pancasila mempunyai peranan penting, yaitu sebagai dasar negara, pandangan hidup bangsa, dan merupakan penyaring (filter) terhadap segala pengaruh yang datang dari luar.
- Rumusan Pancasila yang sah terdapat dalam Pembukuan UUD 1945 alenia IV yang disahkan PPKI tanggal 18 – Agustus – 1945.
- Burung Garuda ditetapkan sebagai lambang Negara Indonesia berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 66 Tahun 1951 pada tanggal 17 Oktober 1951.
- Burung Garuda adalah lambang kekuatan dan kekuasaan.
- Bulu sayap 17 helai, bulu ekor 8 helai, dan 45 helai pada burung garuda sebagai pengingat hari kemerdekaan Indonesia tanggal 17 – Agustus – 1945.
Berdasarkan UUD 1945 pasal 1 ayat (1). “Negara Indonesia adalah Negara Kesatuan yang berbentuk Republik.”
- Negara kesatuan adalah Negara yang di dalamnya hanya ada satu kekuasaan pemeritahan yaitu pemerintahan di tangan pemerintahan pusat.
- Sejak bangsa Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya pada tanggal 17 Agustus 1945, bangsa Indonesia bertekad hidup merdeka dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
- NKRI adalah Negara kepulauan yang wilayahnya membentang dari Sabang sampai Merauke, terdiri dari beragam suku, adat budaya, dan agama tetapi merupakan satu kesatuan poleksosbudhankam.
- Negara Indonesia terletak pada posisi silang diantara Benua Asia dan Australia serta dua Samudera yaitu Samudera Hindia dan Samudera Pasifik, Sedangkan secara astronomis, Indonesia terletak antara 6° LU – 11° LS dan 95° BT – 141° BT.
Untuk menyatukan berbagai ragam perbedaan, bangsa Indonesia berpedoman pada semboyan “Bhinneka Tunggal Ika” yang diambil dari kitab Sotasoma karangan Mpu Tantular.
- Bhineka Tunggal Ika artinya walaupun berbeda-beda tetapi tetap satu juga.
- Dalam memperjuangkan kesatuan wilayah Indonesia dibutuhkan rasa persatuan dan kesatuan yang kokoh dari setiap warga negara.
- Beberapa alat pemersatu bangsa diantaranya : Pancasila, Bahasa Indonesia, Lagu kebangsaan Indonesia Raya, Bendera Merah Putih dan Burung Garuda.
- Bagi bangsa Indonesia, Pancasila mempunyai peranan penting, yaitu sebagai dasar negara, pandangan hidup bangsa, dan merupakan penyaring (filter) terhadap segala pengaruh yang datang dari luar.
- Rumusan Pancasila yang sah terdapat dalam Pembukuan UUD 1945 alenia IV yang disahkan PPKI tanggal 18 – Agustus – 1945.
- Burung Garuda ditetapkan sebagai lambang Negara Indonesia berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 66 Tahun 1951 pada tanggal 17 Oktober 1951.
- Burung Garuda adalah lambang kekuatan dan kekuasaan.
- Bulu sayap 17 helai, bulu ekor 8 helai, dan 45 helai pada burung garuda sebagai pengingat hari kemerdekaan Indonesia tanggal 17 – Agustus – 1945.
Rabu, 24 Oktober 2012
IPS tokoh pejuang kemerdekaan Indonesia
- 2. Standar Kompetensi Menghargai peranan tokoh pejuang dan masyarakat dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Kompetensi Dasar Mendeskripsikan perjuangan para tokoh pejuang pada masa penjajahan Belanda dan Jepang. Mata Pelajaran : IPS Kelas / Semester : V / II
- 3. RANGKUMAN MATERI Penjajahan Belanda di Indonesia Belanda mendarat pertama kali di Indonesia pada tahun 1596 di Banten dipimpin oleh Cornelis de Houtman . Tahun 1602 Belanda mendirikan kongsi dagang VOC ( Verenigde Oost Indische Compagnie ) di Batavia untuk memperkuat kedudukannnya. VOC mempunyai hak istimewa disebut Octroi . Gubernur jenderal VOC pertama kali Pieter Both , kemudian digantikan J.P Coen . VOC menguasai pusat – pusat perdagangan, seperti Batavia, Banten, Selat Sunda, Makasar, Maluku, Mataram ( Jawa ), dan berbagai daerah lain yang strategis. Akhir abad ke-18 VOC bangkrut dan dibubarkan tanggal 31 Desember 1799. Indonesia dipimpin oleh kolonial Belanda dengan Gubernur jendral pertama Daendels yang sangat kejam. Rakyat disuruh kerja Rodi membuat jalan sepanjang 1000 km ( dari Anyer – Panarukan ), mendirikan pabrik senjata di Semarang dan Surabaya juga membangun pelabuhan Merak. Daendels digantikan oleh Jansens yang kemudian dikalahkan Inggris. Tahun 1816 Indonesia dikembalikan ke Belanda, dengan Van den Bosch sebagai gubernur. Ia menerapkan politik tanam paksa. Tujuannya untuk mengisi kekosongan kas Belanda. Tanam paksa menyengsarakan rakyat, selain rakyat dipaksa menanam 1/5 tanahnya dengan ketentuan Belanda, mereka juga dipaksa membayar pajak dan ganti rugi tanaman.
- 4. TOKOH – TOKOH YANG MELAWAN BELANDA Sultan Agung Hanyakrakusuma dari Mataram ( Tahun 1628 dan Tahun 1629 ) Memerintah dari tahun 1613 – 1645, dan pada masa pemerintahannya mencapai puncak kejayaan. Pada masa pemerintahannya Mataram menyerang ke Batavia dua kali ( tahun 1628 dan tahun 1629 ), namun gagal. Beliau wafat pada tahun 1645. Sultan Ageng Tirtayasa dari Banten ( 1650 – 1682 ) Memerintah Banten dari tahun 1650 – 1692. Melawan Belanda dengan rakyatnya dan merusak perkebunan tebu milik Belanda di Ciangke.
- 5. Sultan Hasanudin dari Makasar Sulawesi Selatan Beliau bercita – cita menguasai jalur perdagangan Nusantara sehingga mendorong perluasan kekuasaan ke kepulauan Nusa Tenggara, hal itu mendapat tantangan Belanda. Karena keberaniannya Beliau melawan Belanda, beliau mendapat julukan “ Ayam Jantan dari Timur ” Pattimura ( Thomas Matulesi ) dari Malluku Pattimura Mengadakan perlawanan terhadap Belanda pada tanggal 16 Mei 1817. Mengadakan penyerbuan ke pos Belanda dan berhasil merebut benteng Duurstede . Dari Saparua meluas ke tempat lain seperti Seram, Haruku, Larike dan Wakasihu. Pada tanggal 15 Oktober 1817 Belanda mengadakan serangan besar - besaran dan Pattimura berhasil ditangkap Belanda.
- 6. Imam Bonjol dari Sumatera Barat Rakyat Minangkabau bersatu melawan Belanda pada tahun 1830 – 1837 dipimpin Tuanku Iman Bonjol. Untuk mengatasi perlawanan rakyat Minangkabau, Belanda menerapkan siasat adu domba. Terjadilah perang Padri yaitu yaitu perang antara kaum adat di Minangkabau dan kaum yang menganut agama Islam dengan benar. Tahun 1834 Belanda memusatkan pasukannya menduduki Kota Bonjol. Tanggal 16 Juni 1835 Belanda menembaki Kota Bonjol dengan meriam yang sangat gencar dan berhasil merebut Bonjol. Tanggal 25 Okotber 1837, Tuanku Imam Bonjol menyerah. Pangeran Diponegoro (Ontowiryo) dari Yogyakarta (1825 – 1830) Pangeran Diponegoro dengan nama kecil Raden Mas Ontowiryo, Putra Sulung Sultan Hamengkubuwono III. Lahir tahun 1785. Pemicu utama perlawanan Dippnegoro adalah, pemasangan tiang pancang membuat jalan menuju Magelang yang melewati makam leluhur Pangeran Diponegoro tanpa ijin. Karena mendapat tantangan Belanda melakukan serangan ke Tegalrejo tanggal 21 Juli 1825 dan dalam serangan tersebut tidak berhasil menemukan Pangeran Diponegoro karena markasnya telah dipindah ke Selarong. Dalam Perlawanan melawan Belanda, Pangeran Diponegoro dibantu oleh Pangeran Mangkubumi Sentot Prawirodirdjo, Pangeran Suriatmojo dan Dipokusumo dan bantuan dua ulama Kiai Mojo dan Kiai Kasan Basri. Untuk mematahkan perlawanan Diponegoro, Belanda melaksanakan siasat benteng stelsel atau Sistem Benteng. Pangeran Diponegoro dibujuk untuk berunding, sehingga berhasil ditangkap dan diasingkan ke Makasar sampai akhirnya beliau meninggal dunia pada tanggal 8 Januari 1855.
- 7. Pangeran Antasari dari Banjarmasin Perlawanan rakyat Banjar dipimpin oleh Pangeran Hidayat dan Pangeran Antasari yang dikenal dengan perang Banjar, berlangsung dari tahun 1859 – 1863. Setelah Pangeran Hidayat ditangkap dan diasingkan ke Cianjur Jawa-Barat, perlawan dipimpin oleh Pangeran Antasari dan atas keberhasilan memimpin perlawanan beliau diangkat menjadi pemimpin agama dengan gelar Panembahan Amirudin Khalifatul Mukminin, wafat tanggal 11 Oktober 1862. Sisingamangaraja XII dari Tapanuli Sumatera Utara Lahir di Baakara Tapanuli 1849, akibat peralatan canggih pihak Belanda perlawanan Sisingamangaraja kalah. Putranya Patuan Nagari dan Patuan Anggi serta putrinya Lopain tewas tertembak dalam pertempuran tersebut.
- 8. Teuku Umar dan Cut Nyak Dien dari Aceh Dalam perlawanannya mereka menyerang pos – pos pertahanan Belanda. Belanda menggunakan siasat adu domba. Belanda mengirim Dr. Snouck Hurgronje untuk menyelidiki masyarakat Aceh dengan melakukan penyamaran. Ia melakukan penyamaran sebagai ulama dengan nama Abdul Gafar. Berdasarkan hasil penyelidikan Abdul Gafar tersebut, Belanda memperoleh petunjuk bahwa untuk menaklukkan Aceh harus digunakan siasat kekerasan. Tanggal 11 Pebruari 1899 Teuku Umar gugur dan perjuangan dilanjutkan oleh istrinya yang bernama Cut Nyak Dien .
Bahasa Indonesia
Kata-kata ini harus ditulis serangkai, namun kadang-kadang salah ditulis dan dipisah menjadi dua kata.
| acapkali | acap kali |
| adakalanya | ada kalanya |
| akhirulkalam | akhirul kalam |
| alhamdulillah | alham dulillah |
| apabila | apa bila |
| astagfirullah | astag firullah |
| bagaimana | bagai mana |
| barangkali | barang kali |
| bilamana | bila mana |
| bismillah | bis millah |
| beasiswa | bea siswa |
| belasungkawa | bela sungkawa |
| bumiputra | bumi putra |
| daripada | dari pada |
| darmabakti | darma bakti |
| darmasiswa | darma siswa |
| dukacita | duka cita |
| halalbihalal | halal bihalal |
| hulubalang | hulu balang |
| kacamata | kaca mata |
| kasatmata | kasat mata |
| kepada | ke pada |
| keratabasa | kerata basa |
| kosakata | kosa kata |
| lokakarya | loka karya |
| manakala | mana kala |
| manasuka | mana suka |
| mangkubumi | mangku bumi |
| marabahaya | mara bahaya |
| matahari | mata hari |
| olahraga | olah raga |
| padahal | pada hal |
| paramasastra | parama sastra |
| puspawarna | puspa warna |
| radioaktif | radio aktif |
| sastramarga | sastra marga |
| saputangan | sapu tangan |
| saripati | sari pati |
| sebagaimana | sebagai mana |
| sediakala | sedia kala |
| segitiga | segi tiga |
| silaturahmi | silatu rahmi |
| sukacita | suka cita |
| sukarela | suka rela |
| sukaria | suka ria |
| syahbandar | syah bandar |
| titimangsa | titi mangsa |
| wali kota | walikota[1] |
| wasalam | wa salam |
Sakit
Karya: Cahyani Wijayanti
Di saat sakitlah
Di saat inilah
Ku termenung
Tak sengaja ku refleksikan album hidupku
Semua yang tlah terjadiDi saat inilah
Ku termenung
Tak sengaja ku refleksikan album hidupku
Semua yang tlah berlalu
Seharusnya ku lebih bersyukur
Di saat seperti inilah
Mama tetap setia merawatku
Keluargakulah tempatku bernaung
Sahabat-sahabatkulah supporterku
Yah...bersyukur karna aku beruntung
Masih banyak insan yang mendoakanku
Ternyata kesehatan itu mahal harganya
Di saat inilah...
Recovery ku alami..
Baik jiwa maupun raga
Terimakasih Tuhan
Kau ijinkan sakit penyakit menghampiriku
Supaya aku bisa lebih menghargai hidup
Yang telah Kau karuniakan kepadaku
Terimakasih Tuhan..
Langganan:
Postingan (Atom)
Kamis, 16 Mei 2024
Assalamu'alaikum wr wb... Apa kabar anak-anak bu guru di rumah ? semoga anak sholih sholihah semua selalu dalam keadaan sehat wal’af...
-
PEMBELAJARAN JARAK JAUH (PJJ) Hari/Tanggal : Jumat/27 Agustus 2021 Kelas : IIITema 2 : Menyayangi Tumbuhan dan Hean Sub Tema 2 ...
-
Di pagi hari, ketika Anda membuka jendela, Anda melihat cahaya di langit. Cahaya adalah tanda bahwa matahari telah terbit. Saat makan siang...
-
PEMBELAJARAN JARAK JAUH (PJJ) Hari/Tanggal : Rabu/25 Agustus 2021 Kelas : III Tema 2 : Menyayangi Tumbuhan dan Hean Sub Tema 2 : Manfaat Hew...