Rabu, 22 Juli 2020

Kamis, 23 Juli 2020 (Kelas 5A)

TEMA 1                      : Organ Gerak Hewan dan Manusia
SUB TEMA 1             : Organ Gerak Hewan
PEMBELAJARAN 4 : PPKN, IPS, Bahasa Indonesia

A.      Tujuan Pembelajaran
v   Dengan mengamatigambar peta, siswa dapat mengidentifikasi kondisi geografis pulau-pulau di Indonesia secara tepat.
v   Dengan membuat informasi, siswa dapat menyebutkan kondisi geografis wilayah Indonesia secara benar.
v   Dengan eskplorasi, siswa dapat mengidentifikasi perilaku-perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam sila-sila Pancasila secara benar.
v   Dengan membaca, siswa menemukan contoh perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai luhur dalam sila-sila pancasila yaitu gotong royong secara benar.
v   Dengan membaca, siswa dapat menemukan ide pokok bacaan secara tepat.

B.            Materi Ajar
# Muatam PKn
Gotong Royong Modal Dasar Pembangunan. Gotong royong merupakan modal dasar bagi terciptanya suasana kemasyarakatan yang harmonis. Mengapa demikian? Karena dengan bergotong royong, masyarakat akan sering melakukan silaturahmi dan kerja sama, sehingga terjalinlah solidaritas. Seiring dengan munculnya rasa solidaritas inilah, akan muncul juga rasa empati dan simpati di antara masyarakat yang akan mempererat dan memperkuat hubungan masyarakat.
Tidak ada perbedaan dalam prinsip gotong royong. Gotong royong adalah kerja bersama, memeras keringat secara bersama, dan perjuangan saling bantu membantu secara bersama. Gotong royong dilakukan demi mencapai tujuan bersama. Tidak mempedulikan agama, suku, ataupun golongan.
Prinsip-prinsip gotong royong sangat bermanfaat bagi pelaksanaan pembangunan nasional. Karena semua masyarakat merasa saling memiliki. Masyarakat juga merasa mempunyai tujuan yang sama, yakni terwujudnya kehidupan yang sejahtera. Dengan bergotong royong, segala program pembangunan yang dicanangkan oleh pemerintah akan dapat dilaksanakan dengan baik tanpa adanya gangguan yang disebabkan oleh ketidakharmonisan masyarakat. 
Catatan : Musyawarah mufakat adalah nilai luhur bangsa yang harus terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Kebebasan memeluk agama atau kepercayaan adalah hak setiap warga negara.
Selain pengetahuan dan keterampilan dalam beternak kelinci, ternyata Pak Rudi juga memiliki wawasan yang luas tentang bangsa dan negara. Pak Rudi banyak memberikan pengetahuan kepada Edo berkaitan dengan Pancasila dan kondisi geografis wilayah Indonesia.

# Muatan IPS

1. Pulau Sumatra merupakan pulau terluas ke lima di dunia. Merupakan wilayah perairan sehingga banyak terdapat daerah rawa. Di wilayah timur terdapat banyak sungai besar seperti sungai Musi, Batanghari, Asahan, Inderagiri, dan lain-lain. Adapun di wilayah barat sampai selatan membentang bukit barisan. Di Sumatra banyak terdapat gunung berapi aktif, seperti Marapi, Talang, Sinabung, dan lain-lain.
2. Pulau Jawa merupakan wilayah terluas ke lima di Indonesia dan merupakan pulau terbesar ke 13 di dunia. Pulau yang relatif muda dan sebagaian besar terbentuk dari aktivitas vulkanik dengan deretan gunung-gunung berapi membentuk jajaran yang terbentang dari timur hingga barat dengan endapan aluvia sungai. Oleh karena itu, sebagian besar tanah di Pulau Jawa dalah tanah yang subur.
3. Kondisi geografis Pulau Kalimantan, wilayah Kalimantan didominasi oleh hutan hujan tropis yang kaya akan pohon berkayu besar. Di Kalimantan bagian selatan terdiri atas dataran rendah, pantai, rawa, perbukitan, dan pegunungan. Di bagian tengah terdapat Pegunungan Maratus yang membujur dari utara hingga selatan.

 Di bagian timur terdapat daerah berbukit yang ditumbuhi oleh hutan primer, hutan sekunder, semak belukar, dan padang ilalang. Di bagian barat, dataran rendah yang terdiri atas rawa monoton, rawa banjir, rawa pasang surut, dan daerah aluvial. Pada daerah ini ditumbuhi hutan bakau, hutan rawa, dan lahan dengan berbagai jenis rawa.
4. Kondisi geografis Pulau Sulawesi, wilayah ini merupakan daerah yang terjal dan berbukit-bukit sehingga memungkinkan untuk memiliki sungai-sungai yang terjal dan pendek karena terbatasi oleh bukit-bukit tersebut.  Di Sulawesi banyak terdapat palung laut dan basin sehingga basin-basin tersebut membentuk seperti Selat Makasar, Laut Flores, dan Laut Banda. Di Sulawesi terdapat 41 gunung. Sebagian besar wilayah Sulawesi merupakan daerah vulkanik.
5. Kondisi geografis Pulau Papua. Pulau Papua adalah pulau yang terletak di utara Australia dan merupakan bagian dari wilayah Indonesia Timur. Pulau Papua juga merupakan pulau terbesar di Indonesia dan termasuk pulau terbesar kedua di dunia setelah Pulau Greenland. Sebagian besar daratan Papua masih berupa hutan belantara. Lebih dari 71% wilayah Papua merupakan hamparan hutan hujan tropis yang sulit ditembus karena terdiri dari lembah-lembah yang curam dan pegunungan tinggi. Bahkan puncak tertinggi di Indonesia berada di Papua, yakni puncak Jayawijaya yang sebagian puncaknya ditutupi salju.
6. Kondisi geografis pulau Nuasa Tenggara. Keadaan goegrafis Nusa Tenggara Barat dan Timur berbukit-bukit dengan daratan tersebar secara sporadik pada gugusan yang sempit. Pada pulau yang dominan, permukaanya berbukit dan bergunung-gunung, diapit daratan tinggi atau perbukitan dengan kondisi kemiringan tanah yang curam. Dengan kondisi yang demikian, lahan untuk pertanian sangat terbatas, baik pertanian basah ataupun kering.

kondisi geografis wilayah Indonesia, khususnya kondisi geografis pulau-pulau besar di Indonesia.
No.Nama PulauKondisi Geografis Berdasarkan Peta
1.
Pulau Sumatera
  1. Pulau Sumatra merupakan pulau terluas ke lima di dunia. 
  2. Batas batas Pulau Sumatera :  Sebelah Barat : Samudra Hindia, Sebelah Timur : Selat Karimata, Sebelah Selatan : Samudra Hindia, Sebelah Utara : Laut China Selatan dan Negara Malaysia
  3. Nama Pantai di Sumatera :  Pantai Iboih, Aceh, Pantai Sorake, Pulau Nias, Sumatra Utara, Pantai Trikora, Kepulauan Riau, Pantai Pasir Putih, Lampung, Pantai Tanjung Tinggi, Kepulauan Belitung
  4. Nama laut di Sumatera : Laut Indonsia, Selat Bangka, dan Selat Malaka
  5. Dataran rendah di Sumatra :  Bagian timur Sumatra adalah sebagian besar berupa hutan rawa dan merupakan dataran rendah yang sangat luas. Dataran rendah di Sumatera Utara  yaitu Melaboh dan Singkil 
  6. Di Sumatra banyak terdapat gunung berapi aktif, seperti Marapi, Talang, Sinabung, dan lain-lain.
2.
Pulau Sumatra
  1. Pulau Jawa merupakan wilayah terluas ke lima di Indonesia dan merupakan pulau terbesar ke 13 di dunia. 
  2. Batas batas pulau jawa yaitu Utara = Laut Jawa dan Pulau Kalimantan. Timur = Selat Bali dan Pulau Bali. Selatan = Samudera Hindia dan Kepulauan Cocos (australia). Barat = Selat Sunda dan Pulau Sumatera
  3. Nama pantai yang ada di pulau Jawa : Pantai Pangandaran (Jawa Barat), Pantai Carita (Banten), Pantai Anyer (Banten), Pantai Parangkritis (Jogjakarta)
  4. Nama laut di pulau Jawa : Laut Jawa, Samudra Indonesia, Selat Sunda
  5. Nama dataran rendah di Pulau Jawa : Dataran rendah Surakarta, Dataran rendah Semarang, dan Dataran rendah Madiun.
  6. Nama Gunung yang ada di pulau Jawa : Gunung Ciremai, Gunung Papandayan, Jawa Barat. Gunung Sindoro,  Gunung Sumbing, Jawa Tengah. Gunung Lawu,  Gunung Ijen, Jawa Timur.
3.
Kalimantan
  1. Kalimantan merupakan pulau terluas kedua di Indonesia dengan lua 785.753 km ²
  2. Batas Batas Pulau Kalimantan  : Sebelah Barat : Selat Karimata, Sebelah Timur : Selat Makassar, Sebelah Selatan : Laut Jawa, Sebelah Utara : Negara Malaysia 
  3. Nama Pantai di Kalimantan antara lain :  Pantai Amal tarakan, pantai mangkupadi, pantai sungai teiwan / sute, pantai batu lamampu, dan pantai kayu angin 
  4. Nama laut di Kalimantan : Selat Makasar, Laut Cina Selatan, 
  5. Dataran rendah di Kalimantan :  Dataran rendah Kapuas, Dataran rendah di antara Pegunungan Muller dan Schwaner dengan Pegunungan Meratus, Dataran rendah Sungai Mahakam di sebelah Timur
  6. Nama Gunung di kalimantan :  Gunung Palung di Kalimantan Barat, Gunung Bukit Raya  di Kalimantan Tengah, Gunung Liangpran di Kalimantan Timur, Gunung Halau-halau, Kalimantan Selatan.
4.
Sulawesi
  1. Di Indonesia pulau Sulawesi merupakan pulau terbesar ke 4 setelah Kalimantan, Papua, dan Sumatera.
  2. Batas-batas Pulau Sulawesi :  Sebelah Barat : Selat Makassar, Sebelah Timur : Pulau Halmahera dan Laut Arafuru, Sebelah Selatan : Laut Bali dan Laut Jawa, Sebelah Utara : Laut Filipina
  3. Dataran rendah di provinsi Sulawesi Selatan terdapat di wilayah bagian selatan dan pesisir pantai, seperti Maros, Pangkep, Barru, parepare, Pinrang, Polmas (Polewali Mamasa), Majene, Mamuju, Ujungpandang, Gowa, Takalar, Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba, Selayar dan lain-lain.
  4. Nama laut di Sulawesi : Selat Makasar, Laut Flores, dan Laut Banda. 
  5. Nama Pantai di Sulawesi : Taman Nasional Wakatobi, Pantai Nirwana, Pantai Lakeba, Pantai Kamali, Pantai Walengkabola
  6. Di Sulawesi terdapat 41 gunung : Gunung Ambang, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Gunung Awu  Kepulauan Sangihe, Gunung Bawakaraeng , Gunung Boliyohuto Kab.Gorontalo, Gunung Lokon
5.
Papua
  1. Luas wilayah Pulau Papua adalah 890.000 kilo meter persegi. Selain itu, Pulau Papua juga merupakan pulau terbesar kedua di dunia setelah pulau Greenland yang ada di Denmark.
  2. Batas-batas Pulau Papua : Sebelah Barat : Laut Arafuru dan Laut Banda, Sebelah Timur : Negara Papua Nu Gini, Sebelah Selatan : Samudra Hindia, Sebelah Utara : Laut Filipina 
  3. Nama-nama pantai di Papua :  Pantai Teluk Triton di Kaimana, Pantai Pulau Venue, Pantai Yen Beba, Patai Bakaro, Pantai Kaironi, Pantai Pulau Um
  4. Nama Laut di Papua : Laut Arafuru. Samudera Pasifik Selatan, Teluk Cenderawasih
  5. Dataran rendah yang ada di pulau Papua yaitu : Dataran rendah Pesisir bagian selatan Papua, Dataran rendah Pesisir  Arafura, Dataran rendah Pesisir Trans-Fly, Dataran rendah Pesisir Teluk Papua, Dataran rendah Pesisir barat laut Papua
  6. Nama-nama gunung di Papua : Gunung Puncak Jaya (4,860 m.dpl), Gunung Puncak Trikora (4,730 m.dpl)m Gunung Puncak Idenberg (4,643 m.dpl), Gunung Dom (1,332 m.dpl), Gunung Derabaro (4,150 m.dpl), Gunung Yamin (4,595 m.dpl)
6.
Nusa Tenggara
  1. Pulau Sumbawa merupakan pulau terbesar di Nusa Tenggara Barat. Luas dari pulau Sumbawa ini adalah 15.448 kilo meter persegi sehingga luasnya hampir 75 persen luas Provinsi Nusa Tenggaara Barat. 
  2. Batas-batas Nusa Tenggara : Sebelah utara Laut Flores, sebelah barat Laut Timor, Sebelah Selatan Samudra Indonesia, Seblah timur Laut Bali.
  3. Nama nama pantai :  Pantai Selong Belanak, Pantai Seger, Pantai Gili Meno, Pantai Senggigi, Pantai Pulau Kenawi, Pantai Pulau Moyo
  4. Nama nama laut : Laut Sawu, Laut Flores, Laut Timor, Laut Bali. Samudera Hindia
  5. Nama dataran rendah : Dataran rendah kebanyakan terdapat di daerah pantai di sekeliling teluk dan lembah-lembah seperti di  Lombok, Sumbawa, dan Flores.
  6. Nama nama Gunung :  Gunung Iliboleng, Gunung Inierie, Gunung Kelimutu, Gunung Batutara, Gunung Egon, dan Gunung Rokatenda


# Muatan Bahasa Indonesia

Pengertian : Ide pokok adalah gagasan yang menjadi dasar sebuah paragraf. Ide pokok disajikan ke dalam bentuk kalimat utama. Kalimat utama yang memuat ide pokok ini bisa berada di awal paragraf, di tengah paragraf, atau di akhir paragraf. Nama lain ide pokok adalah gagasan utama, gagasan pokok. Dalam satu paragraf hanya ada satu ide pokok.
Fungsi ide pokok adalah memberikan penjelasan dari inti suatu bacaan atau paragraf, sehingga pembaca dapat dengan mudah memahami paragraf tersebut. dan menjelaskan inti dari suatu paragraf. Dengan mengidentifikasi ide pokok, kita dapat mengetahui ide utama dari paragraf tersebut.
Adapun Ciri-ciri Ide Pokok antara lain :
1. Memiliki kalimat pendukung (kalimat pengembang) atau penjelasan
2. Ada yang mendukung, baik itu berupa penjelasan atau alasan yang menguatkannya
3. Inti dari sebuah paragraf atau pusat pembahasan

Menentukan Ide Pokok Cara menentukan ide pokok secara garis besar ada dua, yaitu sesuai dengan jenis paragrafnya.
·                     Paragraf yang memiliki kalimat utama
Cara menentukan ide pokok pada paragraf yang memiliki kalimat utama sangatlah mudah, yaitu dengan mengambil isi kalimat utama itu sendiri.
Contoh
Indonesia memiliki kekayaan alam yang sangat melimpah. Kekayaan alam tersebut terdiri dari kekayaan alam yang bersumber dari darat, laut, dan dari dalam perut bumi. Kekayaan alam yang bersumber dari darat misalanya hasil hutan. Sedangkan kekayaan alam yang bersumber dari laut misalnya ikan, rumput laut, dan mutiara. Sementara, kekayaan alam yang bersumber dari dalam perut bumi misalnya minyak, batu bara, emas, timah, nikel dan sebagainya.




·                     Ide pokok paragraf di atas terletak pada kalimat pertama karena kalimat pertama merupakan kalimat utama. Dengan demikian, ide pokok paragraf di atas yaitu
Indonesia memiliki kekayaan alam yang sangat melimpah atau Kekayaan alam Indonesia sangat melimpah
Paragraf yang tidak memiliki kalimat utama Cara menentukan ide pokok pada paragraf yang tidak memiliki kalimat utama yaitu dengan menyimpulkan isi paragraf tersebut.
Contoh :
Banjir melanda daerah Sumatra Selatan dengan ketinggian satu meter. Banjir juga melanda wilayah Tangerang, Banten dengan ketinggian yang sama, satu meter. Seolah tak mau kalah, ibu kota, Jakarta, pun dilanda banjir dengan ketinggian mencapai satu setengah meter.
Contoh dalam menentukan ide pokok misalnya dibawah ini
Reptilia adalah segala jenis hewan yang berjalan melata atau merayap. Contohnya adalah ular, kadal, buaya, dan penyu. Mereka bertulang keras dan memiliki sisik pada kulit. Umumnya mereka bertelur di darat, walaupun ada juga reptilia yang melahirkan anak. Reptilia adalah hewan berdarah dingin. Suhu tubuhnya menyesuaikan suhu udara luar. Namun hal ini tidak berarti hewan reptilia suka daerah dingin. Reptilia tidak tahan hawa dingin. Tidak ada reptilia yang tinggal di daerah kutub.
Kalimat utama dari paragraf di atas terletak di awal paragraf, yaitu “Reptilia adalah segala jenis hewan yang berjalan melata atau merayap”. Ide pokok dari paragraf ini adalah pembahasan tentang reptilia. Dari ide pokok ini kita dapat mengetahui apa isi dari keseluruhan paragraf.
Istilah Lain Ide Pokok
Istilah lain ide pokok sangat banyak, antara lain
  • gagasan utama,
  • gagasan pokok,
  • pokok pikiran,
  • pokok masalah,
  • pikiran utama,
  • inti paragraf,
  • inti masalah,
  • masalah utama,
  • tema,
  • topik,
  • simpulan.
Ayo Membaca
Gotong Royong Modal Dasar Pembangunan
Gotong royong merupakan modal dasar bagi terciptanya suasana kemasyarakatan yang harmonis. Mengapa demikian? Karena dengan bergotong royong, masyarakat akan sering melakukan silaturahmi dan kerja sama, sehingga terjalinlah solidaritas. Seiring dengan munculnya rasa solidaritas inilah, akan muncul juga rasa empati dan simpati di antara masyarakat yang akan mempererat dan memperkuat hubungan masyarakat.

Tidak ada perbedaan dalam prinsip gotong royong. Gotong royong adalah kerja bersama, memeras keringat secara bersama, dan perjuangan saling bantu membantu secara bersama. Gotong royong dilakukan demi mencapai tujuan bersama. Tidak mempedulikan agama, suku, ataupun golongan.

Gotong Royong
Prinsip-prinsip gotong royong sangat bermanfaat bagi pelaksanaan pembangunan nasional. Karena semua masyarakat merasa saling memiliki. Masyarakat juga merasa mempunyai tujuan yang sama, yakni terwujudnya kehidupan yang sejahtera. Dengan bergotong royong, segala program pembangunan yang dicanangkan oleh pemerintah akan dapat dilaksanakan dengan baik tanpa adanya gangguan yang disebabkan oleh ketidakharmonisan masyarakat.

Ayo Berlatih
Sebutkan ide pokok masing-masing paragraf pada teks “Gotong Royong Modal Dasar Pembangunan”.

No.ParagrafIde Pokok
1.Pargraf 1Gotong royong merupakan modal terwujudnya suasana masyarakat yang harmonis.
2.Paragraf 2Dalam gotong royong tidak ada perbedaan antara yang satu dengan yang lain.
3.Paragraf 3Prinsip-prinsip dalam gotong royong bisa menjadi modal pembangunan nasional.

Ayo Menulis
Berdasarkan ide pokok berikut, kembangkan menjadi sebuah paragraf.

Ide PokokParagraf
Musyawarah mufakat adalah nilai luhur bangsa yang harus terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.Musyawarah mufakat adalah nilai luhur bangsa yang harus terus di terapkan dalam kehidupan sehari. Melalui musyawarah mufakat keputusan dapat diambil secara bersama atas dasar saling menghargai dan menghormati. Melalui musyawarah mufakat dapat menghindarkan dari sikap egois, sifat suka memaksakan kehendak serta tidak menghargai atau menghormati pendapat orang lain.
Kebebasan memeluk agama atau kepercayaan adalah hak setiap warga negara.Kebebasan memeluk agama atau kepercayaan adalah hak setiap warga negara. Hak orang lain wajib kita hargai dengan cara saling menghormati dan bekerja sama antarpemeluk agama yang berbeda-beda. Kita tidak boleh memaksakan suatu agama dan keperyaaan kepada orang lain, kita harus saling menghormati kebebasan dalam menjalankan ibadah.

Gotong royong dan musyawarah merupakan contoh perilaku yang mencerminkan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam sila-sila Pancasila.

untuk soal kita pake google form ya nak! nanti ibu kirim jam 9 



Selasa, 21 Juli 2020

Rabu, 22 Juli 2020 ( Kelas 5A )

Assalaamu'alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh.
Anak sholeh/sholehah... marilah kita bersama-sama mengawali belajar hari Rabu,  di kelas 5 dengan berdo'a kepada Allah semoga kita selalu dalam lindungan Allah SWT, dan selalu diberi kesehatan lahir dan bathin.. Semoga kalian dapat mengikuti dan memahami pelajaran yang disajikan bu guru hari ini. 


Tema 1                        :  Organ Gerak Hewan Dan Manusia
Sub Tema 1                :  Organ Gerak Hewan
Pembelajaran ke       :  3 (Mapel PKn KD 3.1, IPS KD 3.1 dan Bahasa Indonesia KD 3.1)
Hari/Tanggal             :   Rabu, 22 Juli 2020                    
Tujuan Pembelajaran :
1.    Siswa mampu mengidentifikasi sikap-sikap  yang sesuai dengan nilai-nilai yang terkandung dalam sila Pancasila secara tepat.
2.    Siswa mampu menganalisa sikap-sikap yang sesuai dengan sila-sila Pancasila dengan percaya diri.
3.    siswa menemukan contoh perubahan alam yang diakibatkan karena perilaku manusia secara benar.
4.    Siswa mampu menentukan ide pokok dari teks secara benar.

Ø  Nilai-Nilai yang Terkandung dalam Sila-Sila Pancasila. Pancasila sebagai dasar negara Indonesia bukan lagi suatu hal yang baru bagi masyarakat Indonesia. Dari zaman dahulu, nilai-nilai Pancasila memang sudah terkandung dalam kehidupan sosial budaya masyarakat kita. Nilai-nilai tersebut telah meliputi berbagai aspek kehidupan dan masih tetap dipelihara sampai saat ini. Nilai-nilai Pancasila perlu sekali kita kembangkan dalam kehidupan sosial budaya. Hal ini dimaksudkan agar tercipta suasana yang tenang, sejahtera, damai, dan aman. Tanpa nilai-nilai tersebut, kita tidak akan dapat mencapai semua itu.
ü  Nilai Ketuhanan Yang Maha Esa. Beriman kepada Tuhan yang Maha Esa sesuai dengan agama dan keyakinan yang dianutnya. Nilai yang terkandung dalam sila ini juga mengharuskan kita untuk saling menghormati dan bekerja sama antarpemeluk agama yang berbeda-beda. Kita tidak boleh memaksakan suatu agama dan keperyaaan kepada orang lain, kita harus saling menghormati kebebasan dalam menjalankan ibadah.
ü  Nilai Kemanusiaan yang Adil dan Beradab. Setiap warga negara hendaklah mengakui persamaan derajat, persamaan kewajiban antara sesama manusia sebagai asas kebersamaan bangsa Indonesia, dan persamaan hak. Dengan menjunjung tinggi persamaan derajat, hak, dan kewajiban, maka seluruh bangsa Indonesia bersama- sama akan mampu menegakkan dan juga memelihara kebersamaan. Penerapan nilai ini dalam kehidupan sehari-hari adalah dengan mengembangkan rasa saling mencintai sesama manusia, sikap tenggang rasa, menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, gemar melakukan kegiatan kemanusiaan, serta berani menegakkan kebenaran dan keadilan.
ü  Persatuan Indonesia. Makna dan nilai yang terkandung dalam sila ini adalah menjaga persatuan dan kesatuan negara Republik Indonesia. Dengan menerapkan sikap cinta tanah air, rela berkorban demi bangsa dan negara, serta memajukan pergaulan demi persatuan dan kesatuan bangsa yang ber-Bhineka Tunggal Ika.
ü  Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan. Setiap warga negara memiliki kedudukan yang sama. Kedudukan yang sama tersebut hendaknya digunakan secara sadar dengan mengutamakan kepentingan negara dan masyarakat. Selain itu, warga negara Indonesia harus selalu mengutamakan musyawarah untuk mufakat dalam menyelesaikan suatu persoalan bersama. Penerapan dalam sikap sehari-hari adalah dengan mengutamakan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi dan golongan, tidak memaksakan kehendak kepada orang lain, serta mengutamakan budaya musyawarah dalam menyelesaikan masalah dengan diliputi oleh semangat kekeluargaan.
ü  Nilai-nilai Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Kita harus menghindarkan diri dari sifat pemborosan, selalu bergaya hidup mewah, dan perbuatan-perbuatan yang merugikan kepentingan umum. Bekerja keras dan menghargai hasil kerja keras orang lain sangat dibutuhkan dalam mewujudkan sikap kebersamaan. Di samping itu, harus dikembangkan pula sikap adil terhadap sesama, menghormati hak orang lain, serta menolong dan menghargai orang lain.


Ø  45 butir butir Pancasila yang baru sesuai dengan Tap MPR no. I/MPR/2003.
ü  Sila pertama: Ketuhanan Yang Maha Esa
1.      Bangsa Indonesia menyatakan kepercayaannya dan ketakwaannya terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
2.      Manusia Indonesia percaya dan takwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab.
3.      Mengembangkan sikap hormat menghormati dan bekerjasama antara pemeluk agama dengan penganut kepercayaan yang berbeda-beda terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
4.      Membina kerukunan hidup di antara sesama umat beragama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
5.      Agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa adalah masalah yang menyangkut hubungan pribadi manusia dengan Tuhan Yang Maha Esa.
6.      Mengembangkan sikap saling menghormati kebebasan menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing.
7.      Tidak memaksakan suatu agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa kepada orang lain.
ü  Sila kedua: Kemanusiaan yang adil dan beradab.
1.      Mengakui dan memperlakukan manusia sesuai dengan harkat dan martabatnya sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa.
2.      Mengakui persamaan derajat, persamaan hak, dan kewajiban asasi setiap manusia, tanpa membeda-bedakan suku, keturunan, agama, kepercayaan, jenis kelamin, kedudukan sosial, warna kulit dan sebagainya.
3.      Mengembangkan sikap saling mencintai sesama manusia.
4.      Mengembangkan sikap saling tenggang rasa dan tepa selira.
5.      Mengembangkan sikap tidak semena-mena terhadap orang lain.
6.      Menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.
7.      Gemar melakukan kegiatan kemanusiaan.
8.      Berani membela kebenaran dan keadilan.
9.      Bangsa Indonesia merasa dirinya sebagai bagian dari seluruh umat manusia.
10.  Mengembangkan sikap hormat menghormati dan bekerjasama dengan bangsa lain.
ü  Sila ketiga: Persatuan Indonesia
1.      Mampu menempatkan persatuan, kesatuan, serta kepentingan dan keselamatan bangsa dan negara sebagai kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi dan golongan.
2.      Sanggup dan rela berkorban untuk kepentingan negara dan bangsa apabila diperlukan.
3.      Mengembangkan rasa cinta kepada tanah air dan bangsa.
4.      Mengembangkan rasa kebanggaan berkebangsaan dan bertanah air Indonesia.
5.      Memelihara ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.
6.      Mengembangkan persatuan Indonesia atas dasar Bhinneka Tunggal Ika.
7.      Memajukan pergaulan demi persatuan dan kesatuan bangsa.
ü  Sila keempat: Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaran / perwakilan
1.      Sebagai warga negara dan warga masyarakat, setiap manusia Indonesia mempunyai kedudukan, hak, dan kewajiban yang sama.
2.      Tidak boleh memaksakan kehendak kepada orang lain.
3.      Mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan untuk kepentingan bersama.
4.      Musyawarah untuk mencapai mufakat diliputi oleh semangat kekeluargaan.
5.      Menghormati dan menjunjung tinggi setiap keputusan yang dicapai sebagai hasil musyawarah.
6.      Dengan iktikad baik dan rasa tanggung jawab menerima dan melaksanakan hasil keputusan musyawarah.
7.      Di dalam musyawarah diutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi dan golongan.
8.      Musyawarah dilakukan dengan akal sehat dan sesuai dengan hati nurani yang luhur.
9.      Keputusan yang diambil harus dapat dipertanggungjawabkan secara moral kepada Tuhan Yang Maha Esa, menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia, nilai-nilai kebenaran dan keadilan mengutamakan persatuan dan kesatuan demi kepentingan bersama.
10.  Memberikan kepercayaan kepada wakil-wakil yang dipercayai untuk melaksanakan pemusyawaratan.
ü  Sila kelima: Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
1.      Mengembangkan perbuatan yang luhur, yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan kegotong-royongan.
2.      Mengembangkan sikap adil terhadap sesama.
3.      Menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban.
4.      Menghormati hak orang lain.
5.      Suka memberi pertolongan kepada orang lain agar dapat berdiri sendiri.
6.      Tidak menggunakan hak milik untuk usaha-usaha yang bersifat pemerasan terhadap orang lain.
7.      Tidak menggunakan hak milik untuk hal-hal yang bersifat pemborosan dan gaya hidup mewah.
8.      Tidak menggunakan hak milik untuk bertentangan dengan atau merugikan kepentingan umum.
9.      Suka bekerja keras.
10.  Suka menghargai hasil karya orang lain yang bermanfaat bagi kemajuan dan kesejahteraan bersama.
11.  Suka melakukan kegiatan dalam rangka mewujudkan kemajuan yang merata dan berkeadilan sosial.
Ø  Pengertian Letak Astronomis
Letak astronomis adalah letak suatu wilayah dilihat dari posisi garis bujur dan garis lintang. Garis bujur merupakan garis khayal/imajiner yang menghubungkan Kutub Selatan dan Kutub Utara bumi (secara vertikal). Garis bujur membagi bumi menjadi 2 bagian besar yaitu belahan bumi bagian Barat biasa disebut dengan Bujur Barat dan belahan bumi bagian Timur biasa disebut dengan Bujur Timur.
Ø  Pengertian Letak Geografis
Letak geografis adalah posisi keberadaan sebuah wilayah berdasarkan letak dan bentuknya di muka bumi. Letak geografis biasanya di batasi dengan berbagai fitur geografi yang ada di bumi dan nama daerah yang secara langsung bersebelahan dengan daerah tersebut. Fitur geografi bumi yang dimaksud disini contohnya seperti benua, laut, gunung, samudera, gurun, dan lain sebagainya.
ü  Letak Astronomis Indonesia: 6° LU – 11° LS dan 95° BT – 141° BT
ü  Indonesia berada di kawasan iklim tropis dan terletak di belahan timur bumi.
ü  Letak Geografis Indonesia: terletak antara 2 benua (Asia dan Australia) dan 2 samudra (Samudra Hindia dan Samudra Pasifik)

Ø  Menentukan Ide Pokok Cara menentukan ide pokok secara garis besar ada dua, yaitu sesuai dengan jenis paragrafnya.
ü  Paragraf yang memiliki kalimat utama
Cara menentukan ide pokok pada paragraf yang memiliki kalimat utama sangatlah mudah, yaitu dengan mengambil isi kalimat utama itu sendiri.



Contoh
Indonesia memiliki kekayaan alam yang sangat melimpah. Kekayaan alam tersebut terdiri dari kekayaan alam yang bersumber dari darat, laut, dan dari dalam perut bumi. Kekayaan alam yang bersumber dari darat misalanya hasil hutan. Sedangkan kekayaan alam yang bersumber dari laut misalnya ikan, rumput laut, dan mutiara. Sementara, kekayaan alam yang bersumber dari dalam perut bumi misalnya minyak, batu bara, emas, timah, nikel dan sebagainya.
Ø  Ide pokok paragraf di atas terletak pada kalimat pertama karena kalimat pertama merupakan kalimat utama. Dengan demikian, ide pokok paragraf di atas yaitu
Indonesia memiliki kekayaan alam yang sangat melimpah atau Kekayaan alam Indonesia sangat melimpah
Paragraf yang tidak memiliki kalimat utama Cara menentukan ide pokok pada paragraf yang tidak memiliki kalimat utama yaitu dengan menyimpulkan isi paragraf tersebut.
Contoh
Banjir melanda daerah Sumatra Selatan dengan ketinggian satu meter. Banjir juga melanda wilayah Tangerang, Banten dengan ketinggian yang sama, satu meter. Seolah tak mau kalah, ibu kota, Jakarta, pun dilanda banjir dengan ketinggian mencapai satu setengah meter.

berikut ini vidio  tentang : Tema 1 ST 1 BP.3
simak ya vidio dibawah ini :

https://www.youtube.com/watch?v=7SXGGQ6Ir-4&feature=youtu.be


Latihan Soal
1
3.       1.      Ceritakanlah tentang lingkungan tempat tinggalmu serta tentukan ide pokok dari                        ceritamu!        (dalam bentuk video)!



Kamis, 16 Mei 2024

    Assalamu'alaikum wr wb... Apa kabar anak-anak bu guru di rumah ? semoga anak sholih sholihah semua selalu dalam keadaan sehat wal’af...