Kamis, 09 April 2020

Senin, 13 April 2020

Latihan  PPKn



1. Pada saat Dewi akan mengerjakan PR, tiba-tiba saja acaraTV kesayangannya dimulai. Perilaku disiplin yang dapatditunjukkan Dewi adalah . . . .



A. menyaksikan acara TV terlebih dahulu, baru baru mengerjkan PR

B. meminjam PR yang dikerjakan teman keesokan harinya

C. tetap mengerjakan PR meskipun acara TV kesayangannya dimulai



D. mengerjakan PR sambil menyaksikan acara TV kesayangannya
2. Indonesia pernah menjadi penengah konflik antara pemerintah Filipina dan Suku Moro. Hal ini menunjukkan salah satu sifat politik luar negeri Indonesia yaitu . . . .



A. tidak memihak

B. aktif

C. terbuka



D. bebas
3. Menurut Undang-undang No. 12 Tahun 2003, lembaga yangdiberi kewenangan untuk menyelenggarakan pemilihanumum adalah . . . .



A. Komisi Pemilihan Umum

B. Departemen Dalam Negeri

C. Panitia Pemilihan Umum



D. Bawaslu
4. Mengirimkan pasukan untuk misi perdamaian diberbagai negara konflik di dunia merupakan bagian dari . . . .



A. asas PBB

B. fungsi PBB

C. tujuan PBB



D. peranan PBB
5. Lembaga-lembaga negara yang berada di wilayah Kecamatanantara lain . . . .



A. Koramil, Kodim, Kodam

B. Polres, Kodim, KUA

C. Polres, Polsek, Polda



D. Polsek, Koramil, KUA
6. Salah satu perilaku antikorupsi di sekolah dapat diwujudkan dalam bentuk . . . .



A. mengerjakan soal ulangan dengan kemampuan sendiri

B. membantu membersihkan sampah di lapangan

C. membeli dagangan siswa lain



D. pulang sekolah lebih cepat dari jam pulang yang ditentukan
7. Salah satu tujuan dibentuknya Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) adalah . . . .

A. agar tercipta ketenteraman dan ketertiban umum


B. agar masyarakat dapat mengadukan undang-undang yang tidak adil

C. agar uang negara digunakan untuk kepentingan rakyat



D. agar lembaga legislatif, eksekutif, dan yudikatif saling bekerja sama
8. Kerja sama di bawah ini yang merupakan contoh kerjasama secara bilateral adalah . . . .



A. negara-negara ASEAN menyumbang korban gempa bumi di Indonesia

B. kerjasama pengiriman tenaga kerja Indonesia ke Malaysia

C. Indonesia menjadi anggota ASEAN



D. PBB mengirimkan pasukan perdamaian ke wilayah yang sedang konflik
9. Dalam upaya perumusan dasar negara, tokoh yang mengubah/merevisi butir pertama Piagam Jakarta yang berisi kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluknya menjadi Ketuhanan Yang Maha Esa adalah . . . .



A. Mohammad Hatta

B. Prof. Soepomo

C. Mr. Muhammad Yamin



D. Soekarno
10. Berdasarkan gambar di bawah ini, tokoh yang menyampaikan rumusan dasar negara secara lisan dan tulisan ditunjukkan oleh nomor . . . .
Gambar Tanpa Teks



A. (1)

B. (2)

C. (3)
D. (4)

Rabu, 08 April 2020

Kamis, 9 April 2020


BAHASA INDONESIA

Pengertian Pantun

Hemat kata, pantun adalah jenis puisi lama yang tiap baitnya terdiri atas empak baris serta memiliki sampiran dan isi. Sebelum mengenal apa saja jenis dari pantun, ada baiknya teman-teman memahami dengan baik dulu ciri-ciri dari jenis puisi lama yang satu ini. Tentu saja ini agar kalian dapat dengan mudah mengklasifikasikan sebuah puisi lama itu layak disebut pantun atau tidak. Memahami ciri-ciri pantun juga membuat kalian akan lebih mudah membuat jenis puisi yang satu ini.

Ciri-ciri Pantun

Jenis puisi lama yang asal bermula dari kata patuntun ini pada dasarnya diharapkan dapat menjadi penuntun hidup bagi orang yang mendengar maupun membacanya. Tidak hanya sekadar berisi nasihat dan imbauan, penyampaiannya pun memiliki cirri khas yang begitu kental, seperti berikut ini.

1. Tiap Bait Terdiri atas Empat Baris

Jika prosa mengenal ada paragraf untuk tiap rangkaian kalimat yang berada dalam satu gagasan utama, jenis puisi lebih akrab menyebutnya sebagai bait. Tiap bait biasanya berisi untaian kata-kata yang berada dalam satu gagasan dan umumnya mempunyai ciri khas tersendiri bergantung jenis puisinya.
Khusus untuk pantun, puisi lama yang satu ini memiliki ciri khas kuat, yaitu tiap baitnya selalu terdiri atas empat baris. Barisan kata-kata pada pantun dikenal juga dengan sebutan larik.

2. 8-12 Suku Kata di Tiap Baris

Mulanya pantun cenderung tidak dituliskan, melainkan disampaikan secara lisan. Karena itulah, tiap baris pada pantun dibuat sesingkat mungkin, namun tetap padat isi. Oleh karena alasan inilah, tiap baris pada pantun umumnya terdiri atas 8—12 suku kata.

3. Memiliki Sampiran dan Isi

Salah satu keunikan pantun yang membuatnya menjadi begitu mudah diingat adalah jenis puisi lama yang satu ini tidak hanya padat berisi, melainkan juga memiliki pengantar yang puitis hingga terdengar jenaka. Pengantar tersebut biasanya tidak berhubungan dengan isi, namun menjabarkan tentang peristiswa ataupun kebiasaan yang terjadi di masyarakat. Pengantar isi pantun inilah yang kerap dikenal sebagai sampiran.
Untuk masalah penempatannya di dalam pantun, sampiran akan selalu berada di baris pertama dan kedua. Sementara itu, isi pantun menyusul di posisi baris ketiga sampai keempat.

4. Berima a-b-a-b

Rima atau yang juga biasa disebut dengan sajak adalah kesamaan bunyi yang terdapat dalam puisi. Biasanya, jenis-jenis puisi lama kental akan rima, termasuk dengan pantun. Khusus untuk pantun, jenis puisi yang satu ini memiliki ciri khas yang begitu kuat, yakni rimanya adalah a-b-a-b.
Yang dimaksud dengan rima a-b-a-b adalah ada kesamaan bunyi antara baris pertama dengan ketiga pantun dan baris kedua dengan baris keempat. Jadi, kesamaan bunyi pada pantun selalu terjadi antara sampiran dan isi.

Jenis-jenis Pantun

Setelah memahami ciri-ciri pantun, kini saatnya teman-teman juga mengenal jenis-jenis pantun yang biasa diujarkan ataupun dituliskan seseorang. Berikut ini adalah jenis-jenis pantun berdasarkan tema isinya.

1. Pantun Nasihat

Pada dasarnya, pantun dibuat untuk memberi imbauan dan anjuran terhadap seseorang ataupun masyarakat. Karena itulah, tema isi pantun yang paling banyak dijumpai berjenis pantun nasihat. Pantun yang satu ini memiliki isi yang bertujuan menyampaikan pesan moral dan didikan.
Contoh:
Di jalan tak sengaja berjumpa daun sugi
Ingat manfaat, lantas cepat dibawa
Tiada belajar tiada yang rugi
Kecuali diri sendiri di masa tua

2. Pantun Jenaka

Sesuai namanya, jenis pantun yang satu ini memang memiliki kandungan isi yang lucu dan menarik. Tujuannya tak lain untuk memberi hiburan kepada orang yang mendengar ataupun membacanya. Tidak jarang pula, pantun jenaka digunakan untuk menyampaikan sindiran akan kondisi masyarakat yang dikemas dalam bentuk ringan dan jenaka.
Contoh:
Duduk manis di bibir pantai
Lihat gadis, aduhai tiada dua
Masa muda kebanyakan santai
Sudah renta sulit tertawa

3. Pantun Agama

Jenis pantun yang satu ini memiliki kandungan isi yang membahas mengenai manusia dengan pencipta-Nya. Tujuannya serupa dengan pantun nasihat, yaitu memberikan pesan moral dan didikan kepada pendengar dan pembaca. Akan tetapi, tema di pantun agama lebih spesifik karena memegang nilai-nilai dan prinsip agama tertentu.
Contoh:
Kalau sudah duduk berdamai
Jangan lagi diajak perang
Kalau sunah sudah dipakai
Jangan lagi dibuang-buang

4. Pantun Teka-teki

Jenis pantun yang satu ini selalu memiliki ciri khas khusus di bagian isinya, yakni diakhiri dengan pertanyaan pada larik terakhir. Tujuan dari pantun ini umumnya untuk hiburan dan mengakrabkan kebersamaan.
Contoh:
Terendak bentan lalu dibeli
Untuk pakaian, saya turun ke sawah
Kalaulah tuan bijak bestari
Apa binatang kepala di bawah?

5. Pantun Berkasih-kasihan

Sama dengan namanya, isi dari jenis pantun yang satu ini erat kaitannya dengan cinta dan kasih sayang. Umumnya, pantun berkasih-kasihan tenar di kalangan muda-mudi Melayu untuk menyampaikan perasaan mereka kepada kekasih maupun orang yang disukainya.
Contoh:
Jelas sudah muram si duda
Karena kasihnya tiada lagi asa
Tiada detik bias wajah dinda
Hingga lapar tak lagi terasa

6. Pantun Anak

Tidak hanya untuk orang dewasa, pantun bisa juga disampaikan untuk anak-anak. Tentu saja isinya lebih ringan dan menyangkut hal-hal yang dianggap menyenangkan oleh si kecil. Tujuan awal dari jenis pantun yang satu ini adalah untuk mengakrabkan anak dengan pantun, sekaligus memberikan didikan moral bagi mereka.
Contoh:
Kita menari ke luar bilik
Sembarang tari kita tarikan
Kita bernyanyi bersama adik;
Sembarang lagi kita nyanyikan
Nb : Buatlah 2 buah pantun ( 1 pantun Agama dan 1 pantun Jenaka ) 

Selasa, 07 April 2020

Rabu, 8 April 2020

Hari/Tanggal : Rabu, 8 April 2020 

Assalamualaikum warohmatullah wabarokaatuh
Apa kabar anak sholih sholihah ?
Semoga anak-anak bu guru dan keluarganya sllu dalam lindungan Allah SWT, aamiin.

Sebelum pembelajaran dimulai, seperti biasa kita laksanakan murojaah, dilanjutkan dengan kegiatan sholat dhuha.

Anak sholih sholihah  
Sesuai dengan instruksi dari pemerintah, baik pusat maupun daerah,  agar masyarakat Indonesia tetap tinggal di rumah, dengan tujuan untuk memutus rantai penyebaran covid-19, maka kegiatan home learning pun di perpanjang. Oleh karena itu pada kesempatan ini Bu Guru ingin mengetahui sejauh mana pengetahuan kalian tentang virus yang sudah menjadi pandemik.

Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut sesuai pengetahuan yang kalian peroleh ! 

1. Apa nama virus yang saat ini menjadi wabah di banyak negara di dunia?
    jawab _____________________

2. COVID-19 pertama kali ditemukan di negara mana?
    Jawab _____________________ 

3. Apa nama binatang yang diduga menjadi penyebar COVID-19?
    Jawab ____________________ 

4. Sebutkan gejala-gelaja orang yang terkena COVID-19?
    Jawab ______________________

5. Berapa hari masa inkubasi COVID-19?
    Jawab ______________________

6. Apa saja bahan-bahan yang bisa digunakan untuk membuat hand sanitizer sendiri?
    Jawab _______________________

7. Apa saja bahan-bahan yang bisa digunakan untuk membuat disinfektan sendiri?
    Jawab _______________________

8. Apa saja tanaman herbal yang dapat mencegah COVID-19?
    Jawab _______________________

 9. Apa saja nama Alat Pengaman Diri (APD) yang digunakan oleh dokter dan perawat saat menangani pasien COVID-19?
     Jawab _____________________

10. Berapa jarak yang aman antara satu orang dengan orang yang lain dalam social distancing?
      Jawab ____________________


Catatan: Kerjakan di kertas folio/HVS (Tulis soal dan jawabannya), atau d print

Minggu, 05 April 2020

Senin, 6 April 2020

PRAKTEK IPA

  • Tugas 1
  • Pengikisan tanah yang disebabkan oleh air.
    Apa akibat pengikisan dan bagaimana cara pencegahannya ?Alat : 1. Kotak Model Erosi 2 ( dua ) buah.
    2. Embrat ( alat pengairan ) 1 buah.
    3. Wadah penampungan air 2 buah.Bahan : 1. Tanah gembur secukupnya.
    2. Lempengan rumput.
  • Tugas 2
  • Rangkaian listrik Seri atau Paralel
    Bagaimana cara membuat rangkaian listrik itu ?Alat : 1. Rumah Baterai 1 buah
    2. Dudukan lampu 2 buah
    3. Kabel mulut buaya
    4. Sakelar 2 buahBahan : 1. Batu Baterai 2 buah
    2. Bolam 2 buah
  • Tugas 3
  • Membuktikan bahwa air yang tenang permukaannya selalu mendatar.
    Alat : 1. Gelas dan air
  • Tugas 4
  • Menyebut dan menunjukkan nama – nama rangka manusia.
  • Tugas 5
  • Model mencangkok tanaman.
    Apa keuntungan mencangkok ?
    Alat : 1. PisauBahan : 1. Potongan ranting
    2. Sabut / plastic
    3. Tali raffia
    4. Tanah Subur

CATATAN : Pililah Salah satu Tugas diatas untuk nilai praktek IPA, selamat mengerjakan soleh n soleha

Kamis, 02 April 2020

jumat, 3 April 2020

Praktek Berpidato

 PIDATO

Pidato merupakan kegiatan berbicara. Berpidato bisa dilakukan berdasarkan teks/naskah pidato (yang sudah disiapkan sebelumnya), berdasarkan catatan tentang garis besar isi pidato, ada pula yang serta merta, tanpa teks. 

Pesiapan Berpidato 
Sebelum memberikan pidato di depan umum, ada baiknya untuk melakukan persiapan berikut ini :
1. Wawasan pendengar pidato secara umum
2. Mengetahui lama waktu atau durasi pidato yang akan dibawakan
3. Menyusun kata-kata yang mudah dipahami dan dimengerti.
4. Mengetahui jenis pidato dan tema acara.
5. Menyiapkan bahan-bahan dan perlengkapan pidato, dsb.


Kerangkan Susunan Pidato

Skema susunan suatu pidato yang baik :
1. Pembukaan dengan salam pembuka dan kalimat pembuka
2. Pendahuluan yang sedikit menggambarkan isi
3. Isi atau materi pidato secara sistematis : maksud, tujuan, sasaran, rencana, langkah, dll.
4. Penutup (kesimpulan, harapan, pesan, salam penutup, dll)


Prinsip-prinsip Berpidato

Berikut ini beberapa prinsip yang perlu diperhatikan agar pidato menarik dan sukses.
1. Menguasai materi pidato, apa pun metode yang digunakan.
2. Menggunakan bahasa yang efektif dan komunikatif.
3. Menggunakan bahasa Indonesia baku, terlebih pidato pada forum resmi.
4. Menghindari pembicaraan bermuatan SARA.
5. Tidak merendahkan martabat dan harga diri pendengar dan tidak terlalu menggurui.
6. Percaya diri tetapi tidak memberi kesan sombong atau angkuh.
7. Selalu ingat pada waktu dan pintar membaca situasi

Rabu, 01 April 2020

Kamis , 2 April 2020


Mata Pelajaran SBdP

Tugas!
1. Buatlah sebuah gambar motif Lampung (Siger Lampung atau Tapis Lampung)
2. Beri warna yang sesuai agar gambar lebih menarik!

Contoh Motif Lampung








Kamis, 16 Mei 2024

    Assalamu'alaikum wr wb... Apa kabar anak-anak bu guru di rumah ? semoga anak sholih sholihah semua selalu dalam keadaan sehat wal’af...